Jelang Nataru, Polres Bengkulu Tengah Siapkan Pos Pengamanan
![]() |
| Kapolres Bengkulu Tengah AKBP Totok Handoyo memimpin apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025 jelang Natal dan Tahun Baru. |
BENGKULU TENGAH - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Polres Bengkulu Tengah menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan Operasi Lilin 2025 yang digelar di wilayah hukum Polres Bengkulu Tengah. Apel gabungan ini melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, serta instansi terkait, dan dipimpin langsung Kapolres Bengkulu Tengah, AKBP Totok Handoyo.
Apel gelar pasukan dilakukan untuk mengecek kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana pendukung pengamanan selama libur Natal dan Tahun Baru.
“Melalui apel ini, kami memastikan seluruh personel dan perlengkapan siap untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru dalam rangka Operasi Lilin 2025,” ujar AKBP Totok Handoyo.
Polres Bengkulu Tengah menyiapkan dua pos pelayanan yang ditempatkan di kawasan Liku Sembilan dan Pasar Pedati, serta satu pos terpadu di area pintu tol. Selain itu, pos pengamanan bersifat dinamis juga disiagakan untuk mengamankan rangkaian ibadah Natal hingga perayaan malam Tahun Baru.
Pengamanan turut difokuskan pada objek-objek wisata yang diprediksi mengalami peningkatan kunjungan masyarakat. Kawasan Liku Sembilan menjadi perhatian khusus dengan melibatkan Dinas PUPR, mengingat kondisi cuaca ekstrem dan potensi bencana alam.
“Kita saat ini berada di musim siklon. Antisipasi gangguan keamanan jalur dan kesiapsiagaan bencana menjadi prioritas, terutama di kawasan Liku Sembilan,” jelas Kapolres.
Selain jalur lintas, pengamanan ekstra juga diterapkan di sejumlah objek wisata, khususnya kawasan Curug. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan, mengingat sebelumnya pernah terjadi insiden wisatawan tenggelam di lokasi tersebut.
Dengan pengamanan terpadu Operasi Lilin 2025, Polres Bengkulu Tengah berharap perayaan Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat.
