Tampung 1.000 Pelajar Kurang Mampu, Gedung Sekolah Rakyat di Kaur Dibangun 2026, Anggaran Rp253 Miliar
KAUR, POJOKBENGKULU.COM - Di bawah nahkoda Bupati Gusril Pausi, S.Sos, M.A.P Kabupaten Kaur di tahun 2026 akan menerima program sekolah rakyat dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Sekolah rakyat ini akan menjadi wadah menempuh pendidikan bagi anak-anak kurang mampu di Kabupaten Kaur.
Sekolah rakyat di Kabupaten Kaur sendiri nantinya bakal menampung 1.000 siswa mulai dari tingkatan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan juga Sekolah Menengah Atas (SMA).
Bupati Kaur, Gusril Pausi, S.Sos M.A.P menyampaikan, sebagai salah satu penerimaan bantuan program sekolah rakyat, Kaur patut berbangga.
Pasalnya, se-Provinsi Bengkulu hanya Kaur dan Kota Bengkulu yang mendapatkan bantuan tersebut.
Anggaran yang digelontorkan oleh pihak kementerian pun cukup besar, Rp253 miliar untuk pembangunan gedung, fasilitas sekolah, hingga perlengkapan lainnya yang diperlukan oleh para siswa.
"Alhamdulillah tahun depan kita dapat bantuan sekolah rakyat lagi, anggaran sangat besar. Ini akan sangat bermanfaat bagi anak-anak kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan," kata Gusril.
Ia menjelaskan, terbaru proses tanda tangan kontrak untuk pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Kaur telah dilaksanakan melalui zoom meeting.
Pembangunan rencananya akan dilaksanakan secepat mungkin di awal tahun 2026, sebab targetnya pada bulan Juli sudah mulai melakukan penerimaan siswa.
"Juli sudah penerimaan siswa, mudah-mudahan seluruh proses berjalan dengan lancar tanpa hambatan apapun," sampainya.
Ia berharap, hadirnya sekolah rakyat di Kaur bisa menjadi jawaban bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Karena masih cukup banyak ditemukan, khususnya anak yang berada di wilayah terpencil belum mengenyam pendidikan lantaran tidak mempunyai biaya untuk bersekolah.
Maka sekolah rakyat akan menjadi jawaban itu, pada saat penerimaan siswa nanti akan betul-betul dilakukan pendataan agar seluruh anak-anak yang tidak mampu akan disekolahkan di sekolah rakyat secara gratis.
"Mudah-mudahan sekolah rakyat ini akan menjadi jawaban, bagi anak-anak yang kurang mampu. Kita akan benar-benar lakukan pendataan, sehingga semua anak-anak di Kaur bisa mendapatkan pendidikan yang layak," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaur, Lisarmawan M.A.P menjelaskan, terkait dengan program sekolah rakyat dipastikan tahun 2026 Kaur menjadi salah satu daerah penerima manfaat.
Untuk Provinsi Bengkulu, ada dua daerah yang terpilih yakni Kota Bengkulu dan juga Kabupaten Kaur.
Alasan Kaur terpilih mendapatkan bantuan ini, sebab Kaur sudah 10 tahun sudah mempunyai boarding school, kemudian mempunyai lokasi yang pas, serta memang sudah sangat layak untuk mendapatkan bantuan dalam mengatasi kemiskinan ekstrem.
Tidak mudah untuk Kaur bisa mendapatkan program sekolah rakyat, karena seluruh dari se Indonesia mengajukan diri agar menjadi penerima manfaat.
Namun berkat kerja keras Bupati serta tim Kaur bisa terpilih menjadi penerima program sekolah rakyat di tahun 2026.
"Dipastikan Kaur dapat program sekolah rakyat tahun depan, administrasi kita lengkap lokasi luas dan memang sangat layak untuk mendapatkan bantuan tersebut," ungkap Lisarmawan.

