0
News
    Home Air Cara Jernihkan Air Peristiwa

    Air Bersih jadi Kebutuhan Mendesak, Ini Cara Menjernihkan Air Secara Sederhana

    1 min read

     

    Aktivitas warga menjernihkan air kotor dengan metode penyaringan sederhana di wilayah terdampak bencana.
    Warga melakukan penjernihan air secara sederhana menggunakan media penyaringan manual.

    POJOKBENGKULU - Akses air bersih kerap menjadi persoalan serius saat bencana alam melanda. Banjir, longsor, hingga kekeringan membuat sumber air tercemar lumpur, sampah, dan bakteri. Dalam kondisi darurat, masyarakat dituntut mampu beradaptasi dengan memanfaatkan metode penjernihan air sederhana yang bisa dilakukan secara mandiri.

    Metode ini telah lama digunakan di berbagai daerah dan terbukti membantu memenuhi kebutuhan air bersih sementara, terutama di lokasi pengungsian dan wilayah terpencil.

    Langkah-Langkah Penjernihan Air Sederhana

    Penjernihan air dilakukan dengan teknik penyaringan berlapis yang berfungsi memisahkan kotoran fisik dari air.

    1. Siapkan Alat dan Bahan

    • Botol plastik bekas atau ember
    • Kain bersih atau kapas
    • Arang kayu atau arang tempurung kelapa
    • Pasir halus
    • Kerikil kecil
    • Air kotor dari sumber sekitar

    2. Susun Media Penyaring Potong bagian bawah botol plastik. Susun bahan dari bawah ke atas dengan urutan:

    • Kerikil
    • Pasir halus
    • Arang
    • Kain bersih

    Pastikan setiap lapisan cukup tebal agar penyaringan berjalan maksimal.

    3. Proses Penyaringan Tuangkan air kotor secara perlahan dari bagian atas. Biarkan air mengalir melewati seluruh lapisan hingga tertampung di wadah bawah. Air akan tampak lebih jernih dibandingkan sebelumnya.

    4. Tahap Pengamanan Air hasil penyaringan belum layak langsung diminum. Rebus air hingga mendidih selama 5–10 menit untuk membunuh bakteri, virus, dan mikroorganisme berbahaya.

    Solusi Penting di Masa Darurat

    Metode penjernihan sederhana ini sangat bermanfaat saat pasokan air bersih dari pemerintah belum tersedia. Selain mencegah dehidrasi, langkah ini juga membantu menekan risiko penyakit berbasis air seperti diare dan tifus.

    Pemerhati kebencanaan menilai, edukasi tentang pengolahan air mandiri perlu terus disosialisasikan kepada masyarakat, khususnya di daerah rawan bencana.

    Langkah Kecil, Dampak Besar

    Meski bersifat sementara, penjernihan air sederhana menjadi langkah krusial untuk menjaga kesehatan masyarakat di tengah situasi darurat. Pengetahuan dasar ini dapat menjadi penyelamat sebelum bantuan air bersih tiba.

    Additional JS
    Formulir Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Responsive Ads
    Responsive Ads