0
News
    Home Bengkulu Berita Terkini Daerah Infrastruktur Jembatan Amblas Mukomuko

    Akses Utama Lumpuh, Jembatan Puyung Nenggalo Amblas Diterjang Air

    1 min read

    Akses Utama Lumpuh, Jembatan Puyung Nenggalo Amblas Diterjang Air
    Ilustrasi: Akses Utama Lumpuh, Jembatan Puyung Nenggalo Amblas Diterjang Air

    Jembatan Puyung Nenggalo di Mukomuko amblas akibat hujan deras. Akses warga 4 desa terputus dan terpaksa menggunakan jalur alternatif yang jauh.

    Akses Lumpuh Total Akibat Fondasi Amblas

    Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Mukomuko kembali memicu kerusakan infrastruktur vital. Jembatan Puyung Nenggalo yang berada di ruas jalan penghubung antara Desa Nenggalo dan Dusun Baru Pelokan dilaporkan amblas dan tidak dapat lagi dilalui oleh kendaraan. Peristiwa ini terjadi setelah debit air sungai meningkat tajam dan menggerus struktur fondasi jembatan hingga ambruk.

    Kondisi jembatan yang terputus ini menjadi pukulan berat bagi mobilitas masyarakat setempat. Mengingat peran penting jembatan ini sebagai urat nadi transportasi, lumpuhnya akses tersebut secara otomatis mengganggu aktivitas harian warga, mulai dari urusan pendidikan hingga distribusi hasil pertanian.

    Warga 4 Desa Terpaksa Memutar Jauh

    Dampak dari amblasnya Jembatan Puyung Nenggalo ini dirasakan langsung oleh ribuan warga di empat desa sekitar. Masyarakat kini tidak memiliki pilihan lain selain menggunakan jalur alternatif yang melewati kawasan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan. Jalur alternatif ini dikeluhkan karena jarak tempuhnya yang jauh lebih lama dan kondisi medan yang cukup menantang.

    • Desa Nenggalo: Kehilangan akses tercepat menuju pusat kecamatan.
    • Desa Dusun Baru Pelokan: Mobilitas logistik menjadi terhambat.
    • Aktivitas Ekonomi: Pengangkutan hasil kebun sawit warga menjadi lebih mahal karena rute yang memutar.
    • Keamanan Jalan: Jalur alternatif perusahaan seringkali licin dan berlumpur saat hujan kembali turun.

    Kesaksian Warga dan Harapan Perbaikan Cepat

    Kepala Desa Nenggalo, Sahrul, mengonfirmasi bahwa amblasnya jembatan tersebut terjadi pada malam hari setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat tanpa henti. Menurutnya, saat ini jembatan benar-benar tidak bisa dipaksakan untuk dilewati karena tingkat kerusakan yang sangat parah.

    "Iya benar, jembatan Puyung Nenggalo amblas. Kejadiannya tadi malam setelah hujan deras. Saat ini warga tidak bisa melintas lewat sana," ungkap Sahrul memberikan pernyataan terkait kondisi di lapangan.

    Warga sangat berharap Pemerintah Kabupaten Mukomuko, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera turun tangan melakukan peninjauan. Perbaikan darurat sangat mendesak dilakukan agar isolasi wilayah tidak berlangsung lama dan aktivitas ekonomi warga bisa segera kembali normal.

    Additional JS
    Formulir Kontak

    Nama

    Email *

    Pesan *

    Responsive Ads
    Responsive Ads